Saluran Air Kotor Gg. Sekejati IV Kerap Mampet, Warga Minta Solusi Permanen
- account_circle Ibrahim Karim
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP PROBO, Odang Kusmana, S.Kom., S.H. FOTO: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG — Warga Gg. Sekejati IV, RT 04/RW 01, Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, mengeluhkan saluran air kotor yang dinilai kerap mengalami penyumbatan.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi memicu genangan saat saluran kembali tersumbat.
Menurut laporan masyarakat, saluran tersebut sebelumnya telah beberapa kali mendapat penanganan dari pihak PDAM. Namun, masalah serupa kembali terjadi setelah perbaikan dilakukan. Warga pun berharap penanganan tidak hanya bersifat sementara, melainkan menghasilkan solusi yang lebih permanen.
Pihak PDAM disebut telah menyampaikan rencana pembangunan jalur saluran baru karena jalur yang ada saat ini diduga menjadi salah satu penyebab persoalan terus berulang. Namun, realisasi jalur baru masih membutuhkan sejumlah rekomendasi dan proses administrasi dari instansi terkait.
Warga mendapat informasi bahwa proses tersebut hingga pembangunan dapat memerlukan waktu sekitar satu tahun. Masyarakat berharap proses administrasi dan pembangunan dapat dipercepat mengingat dampaknya dirasakan langsung oleh warga.
Wakil Ketua Umum DPP PROBO, Odang Kusmana, S.Kom., S.H., turut menyampaikan aspirasi warga kepada Wali Kota Bandung. Ia berharap Pemkot Bandung segera berkoordinasi dengan PDAM dan instansi terkait untuk mencari langkah penanganan yang efektif.
“Warga membutuhkan solusi yang cepat, bukan hanya perbaikan sementara. Selama jalur baru belum terealisasi, setidaknya harus ada penanganan sementara agar penyumbatan dan bau tidak terus mengganggu masyarakat,” ujar Odang.
Warga juga meminta pemerintah menyediakan langkah sementara yang mampu mengurangi dampak penyumbatan sembari menunggu pembangunan jalur baru.
Masyarakat berharap Pemkot Bandung memberikan perhatian serius melalui peninjauan langsung dan percepatan koordinasi lintas instansi. Mereka menginginkan saluran air yang berfungsi baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan layak huni.
- Penulis: Ibrahim Karim

Saat ini belum ada komentar