Jaga NKRI, Kesbangpol Kabupaten Bandung Dorong Penguatan Peran Keluarga
- account_circle Ibrahim Karim
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan Wawasan Kebangsaan yang di Gagas Kesbangpol Kab. Bandung. FOTO: Ibrahim Karim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG — Peran keluarga sebagai benteng awal dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa menjadi fokus kegiatan Wawasan Kebangsaan bertema “Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan Bangsa” yang digelar di Sutanraja Convention Centre, Bandung, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, Bambang Sukmawijaya, S.Sos., M.Si. Dalam kegiatan itu, wawasan kebangsaan ditekankan sebagai bagian penting dalam membangun masyarakat yang rukun, toleran, dan peduli terhadap persatuan.
Keluarga dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai moral. Sikap saling menghormati, gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, disiplin, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara dapat ditanamkan sejak dini melalui keteladanan orang tua.

Foto: Ibrahim Karim
Peran keluarga juga dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital. Orang tua diharapkan mampu membimbing anggota keluarga agar lebih kritis dalam menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh provokasi, ujaran kebencian, maupun informasi yang berpotensi memicu konflik.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Kementerian Agama, Binmas, Sat Intelkam, Satgaswil Densus 88 Antiteror Jawa Barat, mahasiswa, serta unsur Polda dan Polres.
Keterlibatan lintas organisasi dan instansi tersebut menunjukkan bahwa menjaga kondusivitas dan keutuhan NKRI membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Mahasiswa dan generasi muda juga didorong menjadi agen perubahan dalam memperkuat toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Rangkaian kegiatan ditutup oleh Satori dari Satgaswil Densus 88 Antiteror Jawa Barat. Pesan utama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.
Menjaga keutuhan bangsa bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara yang dapat dimulai dari keluarga.
- Penulis: Ibrahim Karim

Saat ini belum ada komentar