Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Tembus Pasar Internasional
- account_circle Muhammad Rizky
- calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan Capacity Building Jabar Jawara Ekspor 2026. (Gambar: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GARUT – Peluang UMKM Jawa Barat untuk menembus pasar internasional terus diperkuat. Salah satunya melalui program Capacity Building Jabar Jawara Ekspor 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Garut.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Garut, Tarogong Kaler, Senin (10/8), dibuka langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM melalui pelatihan serta pendampingan bisnis. Harapannya, produk-produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing di pasar internasional.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut positif dipilihnya Garut sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal dalam program tersebut menjadi peluang penting untuk memperluas akses pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pada kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih Pak Jun yang sudah menentukan Garut dan sudah mengajak wirausaha Garut untuk ikut dalam kegiatan ini,” ujar Abdusy Syakur.
Menurutnya, semakin banyak UMKM lokal yang memiliki akses terhadap pasar ekspor, semakin besar pula peluang terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Garut berharap kolaborasi dengan Bank Indonesia dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha.
“Semoga ke depan makin banyak lagi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat,” katanya.
UMKM Garut Didorong Naik Kelas
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Junanto Herdiawan mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pengembangan usaha masyarakat.
Ia berharap kegiatan Capacity Building Jabar Jawara Ekspor 2026 dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong UMKM Garut naik kelas.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini UMKM di Garut dapat naik kelas dan tentu bisa ekspor untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” ungkap Junanto.
Melalui pelatihan dan pendampingan, pelaku usaha diharapkan semakin memahami pengelolaan bisnis, meningkatkan kualitas produk serta memperkuat daya saing sebelum masuk ke pasar global.
Program Jabar Jawara Ekspor 2026 sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jaringan dan pasar. Jika mampu berkembang hingga pasar ekspor, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas produksi dan penyerapan tenaga kerja.
Dengan demikian, ekspor tidak lagi dipandang sebagai peluang eksklusif bagi perusahaan besar. UMKM daerah pun didorong memiliki kesempatan yang sama untuk membawa produk lokal Jawa Barat ke pasar dunia.



- Penulis: Muhammad Rizky

Saat ini belum ada komentar