Sekda Jabar Ajak Pegawai Maknai Kemerdekaan dengan Rapi-Rapi Lingkungan
- account_circle O.K Dipa Sigi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman tengah mengecat ulang trotoar diseputaran Gedung Sate Bandung dalam rangka menyambut Hut RI Ke-81. (Foto: Jabarprov.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan seremoni. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengajak jajaran pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Jabar mengisinya dengan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.
Hal itu dilakukan Herman bersama sejumlah pegawai Setda Jabar melalui aksi bersih-bersih di sekitar kawasan Gedung Sate Bandung, Rabu (12/8) pagi.
Tak hanya memungut dan membersihkan lingkungan, para pegawai juga bergotong-royong melakukan pengecatan kanstin di tepian trotoar jalan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, indah dan nyaman.
Herman mengatakan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI penting dimaknai dengan kegiatan positif yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan kerapian, baik di rumah maupun tempat kerja.
“Mari kita maknai kemerdekaan dengan rapi-rapi lingkungan. Di rumah, di kantor, semua agar terlihat bersih, rapi, indah, nyaman,” ujar Herman di kawasan Gedung Sate Bandung.
Ia menilai, kegiatan gotong-royong seperti bersih-bersih lingkungan juga menjadi bentuk nyata semangat kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
Herman menegaskan bahwa perjuangan generasi terdahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan kini memiliki bentuk yang berbeda. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan melalui perjuangan fisik, saat ini masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mengisinya dengan kerja dan kontribusi terbaik.
“Merdeka dulu dimaknai dengan merebut mempertahankan kemerdekaan. Sekarang merdeka kita aktualisasikan dengan mengisi kemerdekaan,” katanya.
Karena itu, Herman mengajak seluruh masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan, menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas.
Setiap profesi, menurutnya, memiliki peran dalam pembangunan. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilakukan dengan sepenuh hati, kesungguhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Aksi sederhana di sekitar Gedung Sate tersebut pun menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kerja nyata sehari-hari.
- Penulis: O.K Dipa Sigi

Saat ini belum ada komentar