Malam Puncak Agustusan RW 07 Dungus Cariang Meriah, Warga Terima Hadiah Lomba
- account_circle Ibrahim Karim
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemeriahan perayaan puncak 17 Agustusan di Kelurahan Dungus Cariang, Kota Bandung. FOTO: Ibrahim Karim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, 29 Agustus 2026 — Warga RW 07 Kelurahan Dungus Cariang, Bandung, menggelar Malam Puncak Agustusan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (29/8) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Rajawali Timur tersebut menjadi penutup rangkaian berbagai perlombaan yang digelar warga. Acara dimeriahkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme masyarakat.
Malam puncak tersebut dibuka langsung oleh Lurah Dungus Cariang, Dikdik. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan peringatan kemerdekaan di tingkat lingkungan dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
Turut hadir Ketua RW 07 Tatan dan Ketua Karang Taruna RW 07 Gilang. Keterlibatan pemuda turut mewarnai rangkaian kegiatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan dan kepemudaan di lingkungan masyarakat.
Ketua Panitia, Zaki, mengapresiasi dukungan seluruh warga, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta berbagai pihak sehingga kegiatan berlangsung meriah dan tertib.
Antusiasme warga terlihat dari kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua. Selain menjadi ajang hiburan, perayaan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan antarwarga.
Ketua RW 07 Tatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan. Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong tidak berhenti pada perayaan Agustusan, tetapi terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Malam Puncak Agustusan RW 07 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirawat melalui kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong warga.



- Penulis: Ibrahim Karim

Saat ini belum ada komentar